Kisah Sukses Mukesh Ambani dan Anil Ambani

Kakak beradik Ambani meraup untung dari pertumbuhan ekonomi India. Ayah mereka, Dhirubai, membangun pondasi kekayaan keluarga dengan keberhasilan perusahaan petrokimia mereka, Reliance. Kini kedua anaknya bergelimang harta. Kakak beradik Mukesh dan Anil Ambani menempati posisi lima dan enam dalam daftar orang terkaya Forbes. Jika kekayaan kedua kakak beradik tersebut digabungkan, akan melebihi kekayaan Warren Buffett, yang menempati posisi pertama daftar Forbes.

Saat ini Anil Ambani yang berusia 48 tahun mengembangkan usahanya di bidang telekomunikasi, pasar modal dan energi. Sementara kakaknya Mukesh Ambani yang berusia 50 tahun mengelola perusahaan terbesar di India warisan ayahnya, Reliance Industries. Mukesh Ambani menilai perkembangan ekonomi India yang pesat sebagai kesempatan dan sekaligus tantangan.

“Tantangan yang harus dihadapi India adalah bagaimana menciptakan 100 juta lapangan kerja dalam waktu 15 tahun ke depan? Menurut saya, itu adalah kesempatan yang besar bagi peningkatan pemasukan dan konsumsi. Tapi dalam waktu yang sama, itu merupakan tantangan.“ Ungkap Ambani.

Hampir 300 juta warga India hidup dalam kemiskinan. Tapi menurut banyak pengusaha, termasuk Mukesh Ambani, dalam jangka waktu panjang, tidak hanya kalangan ekonomi atas dan menengah yang menikmati hasil perkembangan ekonomi India yang pesat. Lebih lanjut Mukes Ambani:

“Yang penting adalah model pembangunan yang dikembangkan India. Saya yakin itu memiliki kesempatan yang nyata untuk mengentaskan kemiskinan dalam 20 tahun mendatang.”

Tentu saja mereka tidak pernah berhubungan dengan kemiskinan. Mukesh Ambani menunjukkan apa yang dia miliki. Setidaknya satu miliar Dollar dihabiskannya untuk membangun apartemen tingkat 27 di kota metropolitan India, Mumbai dan 600 karyawan Mukesh Ambani bekerja menangani bisnis industri keluarganya.

Pos ini dipublikasikan di Kisah Sukses dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s