Strategi Memasarkan Produk Lewat Musik

Musik bisa menjadi cara ampuh untuk menarik pelanggan. Cara ini pula yang coba dilakukan oleh Ajib Burger dan Kebab milik Ikranegara. Ikranegara berinisiatif menggandeng grup musik dengan membuatkan mereka album gratis. Syaratnya mereka juga harus mau manggung gratis di kedainya.

Musik menjadi pilihan Ikranegara Kusumaningrat untuk mempromosikan burger dan kebabnya. Dengan musik, ia mencoba menyasar segmen anak muda pecinta musik indie.

Ikranegara adalah pemilik Ajib Burger dan Kebab asal Cirebon. Melalui perusahaannya CV Ajib Nusantara Food, Ikranegara sejak tahun 2008 membuka Ajib Burger. Saat ini, ia sudah memiliki lima gerai yang tersebar di Jakarta, Cirebon, dan Surabaya.

Ikranegara tahu benar bahwa burger dan kebab mempunyai pangsa pasar yang didominasi anak muda. Karena itu, mulai pertengahan 2009, ia mulai membuat konsep marketing dengan melibatkan musik indie untuk mempromosikan usahanya.

Ia lalu mengumpulkan 11 band indie untuk kemudian dibuatkan satu album kompilasi bernama Ajib Indie Music Hitlist secara gratis. “Syaratnya mereka harus sudah punya demo,” ujar Ikranegara.

CD musik kompilasi itu kemudian jual di gerai yang dimilikinya ataupun secara online dengan harga Rp 50.000. Band akan mendapatkan fee dari setiap album yang terjual sesuai dengan kesepakatan awal. “Kami membantu rekaman termasuk penjualan album,” ujarnya.

Sebagai imbalannya, ke-11 band indie tadi wajib manggung di setiap event yang diselenggarakan Ikranegara dan tak menerima bayaran alias gratis. Biasanya event-nya adalah launching gerai baru dan acara musik lokal skala kecil. “Ini namanya saling promosi. Mereka butuh nama, kami butuh performancemereka sebagai daya tarik promosi gerai kami,” ujarnya.

Tak hanya itu, Ikranegara juga berusaha membuat pelanggan loyal dengan membuat komunitas pecinta band indie bernama Ajib Star Fans. Dengan komunitas itu akan semakin banyak anak muda yang nongkrong di gerai Ajib Burger dan Kebab. “Itu strategi kami juga untuk menggaet konsumen baru,” katanya.

Meningkatnya popularitas band indie dalam CD kompilasi yang dirilis Ajib tentu secara otomatis juga akan meningkatkan citra produk Ajib. Strategi ini diharapkan juga mampu meningkatkan brand awarenessmasyarakat terhadap Ajib Burger dan Kebab, sehingga tidak hanya konsumen yang dijaring namun juga investor baru yang mau menanamkan duitnya dalam usaha burger dan kebab melalui Ajib Burger dan Kebab.

Strategi Ikranegara ternyata manjur. Penjualan burger dan kebab yang dibanderol Rp 5.000-Rp 15.000 ini meningkat. Sebelum menjalankan strategi ini, Ikranegara hanya menjual rata-rata 20 porsi burger dan kebab per hari. Namun setelah pertengahan tahun 2009, angka penjualan meningkat 30%. “Ajib Indie Music Hitlist merupakan program yang cukup efektif untuk meningkatkan angka penjualan kami,” ujarnya.

Sebenarnya, promosi produk dengan musik sudah banyak dilakukan, termasuk oleh beberapa perusahaan besar seperti KFC dan Indosat. KFC merilis beberapa album KFC Music Hit List bekerjasama dengan Music Factory Indonesia, serta membuat komunitas penggemarnya.

Adapun Indosat lebih menggunakan acara musik bekerja sama dengan stasiun televisi untuk mempopulerkan ring back tone (RBT) dan konten. “Musik adalah strategi pemasaran utama kami,” ungkap Yudinata Adityanto, Group Head Game and Content Indosat. (peluangusaha.kontan.co.id)

Pos ini dipublikasikan di Peluang Bisnis dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s