Ormas Anarkis Tak Mempan Dibekukan, Bubarkan Saja!

Anggota Komisi II Abdul Malik Haramain meminta kepolisian bertindak tegas terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas) yang kerap melakukan tindakan anarkis. Padahal, kata Malik, ormas-ormas yang diketahui bertindak anarkis tidak punya kekuatan lebih yang menyulitkan untuk ditertibkan.

“Posisi negara dimana? Apakah pemerintah tidak mampu menertibkan organisasi yang tidak kuat-kuat amat? Kita meragukan dan mempertanyakan langkah polisi seperti apa? Ini terjadi baik pada ormas yang berafiliasi primordialisme dan agama,” kata Malik, anggota Fraksi PKB, dalam rapat koordinasi gabungan DPR-Pemerintah, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/8/2010).

Ia juga menyoroti, tidak diamankannya para pegiat ormas yang jelas diketahui melakukan kekerasan. “Jangan atas nama demokrasi kita biarkan,” lanjutnya.

Pemerintah juga diminta melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap ormas-ormas yang ada. Pengawasan itu, kata Malik, jangan hanya dilihat dari aturan AD/ART-nya. “Kalau dari sisi AD/ART semua bagus. Mungkin BIN (Badan Intelijen Negara) bisa melihat rekam jejaknya seperti apa dan tindakannya bagaimana,” ujar dia. Usulan Kapolri bahwa perlu sanksi dibekukan terhadap ormas yang bertindak anarkis layak diapresiasi. Namun, kata Malik, perlu tindakan lebih tegas jika aksi itu terus berulang.

“Kalau sudah dibekukan masih juga (anarkis), perlu juga diatur untuk dibubarkan saja,” ujarnya. Untuk mengakomodir perkembangan kehidupan ormas saat ini, UU Nomor 8 tahun 1985 tentang Ormas pun diusulkan untuk segera direvisi. Hal yang perlu diperhatikan, revisi tidak menimbulkan kontradiksi dengan dengan demokrasi dan kebebasan.

Pos ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s