Jauhi Facebook, Lindungi Privasi di Internet

Facebook, Google, MySpace, Twitter, dan jejaring sosial lainnya merupakan salah satu cara untuk menyebar informasi mengenai privasi pengguna internet.

Dilansir melalui Telegraph, Senin (30/8/2010), penggunaan jejaring sosial sama saja diartikan dengan memberikan izin secara tidak tertulis kepada orang lain/orang asing untuk bisa mengakses informasi mengenai data diri anda secara mudah. Hal ini memang berbanding terbalik dengan kebijakan privasi yang dituntut oleh para pengguna internet belakangan ini.

Tidak heran jika kemudian sebuah situs bertajuk Get Safe Online menyarankan untuk tidak menggunakan Facebook sebagai salah satu cara melindungi informasi privasi di internet, dan menghindari diri dari kejahatan cyber.

Berikut beberapa cara melindungi privasi anda di dunia maya,

1. Optimalisasi personalisasi mesin pencarian merupakan cara pertama untuk melindungi privasi di dunia internet. Metode ini cukup berguna untuk menghindari beredarnya berita buruk mengenai diri anda dan justru menyebarkan berita-berita yang anda inginkan. Sayangnya untuk menggunakannya, anda harus merogoh kocek terlebih dahulu.

2. Mengubah nama asli dianggap cukup ampuh untuk mengecoh orang lain mengakses pribadi anda. Menurut CEO Google Eric Schmidt banyak orang dewasa yang memilih untuk menggunakan nama alias sebagai cara untuk menghindari ‘masa lalu’.

3. Ubah pengaturan privasi merupakan satu hal penting yang dilupakan oleh para pengguna jejaring sosial. Padahal privacy setting merupakan alat kendali yang aman untuk memilah siapa yang boleh melihat apa yang ada di akun anda.

4. Gunakan password yang cukup ‘kuat’ bukanlah anjuran yang baru di dunia internet. Gunakan karakter pasword yang panjang, terdiri dari kombinasi angka dan huruf, serta karakter huruf besar dan kecil.

5. Jangan takut untuk melepaskan ‘tag’ yang mengarah pada akun anda. Jika anda anggap tag tersebut tidak terlalu penting, Facebook memberikan keleluasaan untuk melepaskan (untag).

6. Jangan publikasikan tempat tanggal lahir, alamat rumah, serta nama ibu kandung. Informasi tersebut dianggap cukup penting karena seringkali digunakan oleh institusi perbankan sebagai informasi untuk otorisasi rekening di bank.

7. Jangan memberikan respons apapun terhadap email yang tidak dikenal. Pasalnya, email spam cenderung berisi hal/informasi yang tidak diinginkan, malah kebanyakan berisi link berbahaya.

8. Jangan lupa Log Out setiap anda selesai mengakses akun apapun di internet. Apalagi ketika anda menggunakan komputer orang lain, mengakses akun internet di warnet atau di mana saja.

9. Jika anda menggunakan wifi di rumah, berikan proteksi password yang kuat untuk otorisasi sehingga mempersulit orang lain yang ada mengakses wifi anda secara ilegal.

10. Jangan gunakan Facebook merupakan cara paling ampuh jika anda benar-benar ingin memproteksi informasi privasi anda. Cara yang paling mudah untuk menghindari hal-hal yang memalukan dan tidak diinginkan adalah dengan tidak memiliki akun di Facebook.

*techno.okezone.com/read/2010/08/30/55/368033/lindungi-privasi-di-internet-jauhi-facebook

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s