Diminta Rp 500 Juta, Haposan Merasa Diperas Susno

Haposan Hutagalung mengaku merasa diperas oleh Komjen Pol Susno Duadji. Niat berkeluh kesah soal perkara yang mandek, Haposan justru harus menyerahkan uang Rp 500 juta kepada Susno.

“Saya merasa diperas, saya bilang ke Sjahrir Johan,” ungkap Haposan.

Haposan mengatakan itu saat bersaksi untuk Sjahrir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera, Jakarta, Senin (30/8/2010). Haposan adalah kuasa hukum Ho Kian Kuat, pelapor kasus penggelapan modal usaha PT Salmah Arowana Lestari (SAL).

Haposan saat itu kesal karena laporannya ke polisi sejak tahun 2007 belum juga ada kemajuan. Karena tahu Sjahrir dekat dengan Susno yang pada saat itu menjabat sebagai Kabareskrim, Haposan pun curhat.

Sjahrir lantas mempertemukan Haposan dan Susno di ruang dinas Kabareskrim. Haposan langsung menceritakan duduk perkara dan bukti yang mereka pegang.

“Kalau bener bukti valid, tangkap itu orang sekarang,” ujar Haposan menirukan ucapan Susno saat itu.

Dua minggu kemudian, janji Susno ternyata tidak terbukti. Malah, melalui Sjarir, Susno meminta uang kepada Haposan. Mendengar permintaan Susno seperti itu, Haposan kesal.

“Saya kaget, saya ini pelapor, bukan tersangka. Tanpa uang seharusnya sudah ditangkap itu orang,” terang Haposan.

Haposan mengaku ‘terpaksa’ menyanggupi permintaan Susno agar kasus pelapornya terus berjalan. Uang sebanyak Rp 500 juta akhirnya diserahkan kepada Susno melalui Sjahrir di Hotel Sultan, sekitar Desember 2008.

“Sekitar jam 22.00 WIB Pak Sjahrir forward sms dari Susno ke saya isinya tangkap, tahan dan sita tersangka,” tutur Haposan.

Beberapa hari kemudian, Sjahrir sempat bertemu Haposan dan mengatakan ‘titipan’ untuk Susno sudah diberikan. Sayangnya lagi-lagi tidak ada kemajuan dalam perkara ini. Hingga Susno turun dari Kabareskrim, imbuh Haposan, tidak ada yang ditangkap dalam perkara ini.

*detiknews.com/read/2010/08/30/121834/1430987/10/diminta-rp-500-juta-haposan-merasa-diperas-susno

Pos ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s