Gazebo Bambu Ciptakan Suasana Nyaman dan Sejuk

Mengaplikasikan gazebo di rumah sah-sah saja dilakukan jika ingin menciptakan suasana nyaman dan sejuk alami. Namun, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu agar penempatannya tepat dan interiornya semakin menarik.

Rasa rutinitas akibat pekerjaan memang membuat penghuni rumah beralih dengan pergi ke luar kota untuk mendapatkan suasana baru. Namun, rasa jenuh itu bisa Anda alihkan jika tahu trik jitunya, caranya membuat gazebo.

Gazebo merupakan sebuah bangunan yang terpisah dari bangunan lainnya, berdiri sendiri dan biasanya digunakan untuk naungan dalam rangka menikmati suasana alam sekitar.

Tentang asalnya, menurut arsitek Probo Hindarto, karena sebagian besar gazebo dipengaruhi beberapa budaya daerah dan negara. Misalnya pendapa di Jawa berfungsi juga sebagai gazebo, ada pula bale bengong di Bali, gazebo juga dikenal luas dalam penataan taman-taman Eropa, Jepang, dan China. Namun, fungsi gazebo hanya untuk area duduk-duduk, mengobrol, atau berkumpul.

Menilik fungsinya yang beragam, gazebo berguna sebagai naungan ruang luar yang biasa dipakai bersantai atau menikmati suasana sekitarnya. Kadang-kadang gazebo berfungsi sebagai bagian dari taman atau lanskap yang luas dan terdapat fungsi memperindah suasana dalam penataan lanskap.

Letaknya pun di lahan yang luasnya cukup, karena dapat dijadikan juga sebagai sarana penunjang untuk dipakai duduk dan beristirahat sambil menikmati alam sekitar. Areanya pun, dipilih yang tingkat kebisingannya paling rendah agar pemilik rumah dapat menikmati pemandangan paling baik dan tentu harus bisa diakses dengan mudah oleh pemilik rumah.

Lantas, apakah gazebo penting untuk sebuah rumah, jawabannya adalah tidak, karena gazebo tidak harus ada untuk sebuah rumah. Gazebo adalah unsur tambahan yang bisa menjadikan taman atau penataan letak rumah menjadi lebih menarik.

Karena itu pula, bila lahan rumah yang dimiliki terbatas tak perlu harus mendesain gazebo. Alternatifnya, bisa mengubah bentuk teras menjadi mirip seperti gazebo, misalnya dengan membuat tiang-tiang rumah mirip tiang gazebo, demikian pula dengan atapnya seakan terpisah dengan bangunan utama rumah.

Untuk ukuran minimal gazebo, menurut Probo, tidak ada yang baku karena tidak ada orang yang menstandarkan ukuran gazebo. Yang terpenting adalah berapa kapasitas untuk ditampung oleh gazebo tersebut, apakah itu gazebo duduk, lesehan, atau gazebo untuk berdiri. “Biasanya gazebo yang dijual di pasaran atau bisa dipesan atau dibuat sendiri adalah lebih dari 2×2 meter,” tambahnya.

Selanjutnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat gazebo, di antaranya letak mana yang paling sesuai dengan gazebo untuk sebuah taman, dalam arti pemandangannya, atau kesesuaiannya.

Hal kedua, konstruksinya. Probo menuturkan, untuk membuat gazebo material yang digunakan bisa bermacam-macam, tergantung dari kebutuhan, misalnya konstruksi kayu, beton, bambu, atau besi. Sementara bahan atap gazebo biasanya dibuat dari rumbia, sirap, atau jenis atap yang ringan lainnya, karena sekaligus bisa menghemat biaya untuk konstruksi agar tidak menanggung beban yang berat.

Hal lain yang perlu diperhatikan si penghuni adalah jenis lantainya. Biasanya bisa dibuat dari kayu atau menggunakan keramik motif kayu. “Bisa juga Anda menggunakan plesteran biasa, tapi biasanya untuk memperkuat kesan alami banyak penghuni yang memilih menggunakan lantai kayu,” saran Probo.

Kecenderungan orang lebih memilih bahan-bahan alami seperti kayu, batu atau yang berkaitan dengan unsur alam biasanya menjadi patokan. Alasannya, karena kebutuhan untuk mendapatkan gazebo dengan gaya natural dan tropis yang berkaitan dengan keinginan untuk menghayati dan menikmati nuansa alam . Meskipun demikian, menurut Probo, tidak tertutup kemungkinan juga jika gazebo dibuat berbahan beton dan kaca.

Biasanya gazebo tidak memiliki furnitur tambahan, tapi untuk gazebo khusus duduk biasanya ada furnitur kursi yang terpisah dari bangunan gazebo utama.

Ukuran dan bentuknya macam-macam asalkan masih bisa digunakan dan ergonomis. Kalaupun ingin meletakkan karpet, sebaiknya perhatikan karakternya, karena karpet itu umumnya tidak tahan dengan cuaca luar. Kecuali bila gazebo itu memiliki bagian tertutup yang aman dari hujan.

Hal lainnya adalah warna, lebih sesuai bila gazebo memiliki warna-warna yang dari bahan alami seperti warna kayu aslinya, warna tegel tradisional, terakota, batu alam dan sebagainya yang tanpa poles cat atau finishing berlebihan. Gazebo jenis Eropa biasanya dicat dengan warna putih, kuning, krem, hitam, atau warna lain. [okezone]

Produk Gazebo Bambu

Produk Gazebo Bambu

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Gazebo dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s